Friday, April 15, 2005

Tak Ada Alasan Malingsia Meninggalkan Ambalat

Perdana Menteri (PM) Malingsia Datuk Seri Abdullah Ahmad Badawi menyatakan, tidak ada alasan bagi Malingsia untuk meninggalkan kawasan Blok Ambalat. "Buat apa kita keluar? Tak ada pun sebab kita hendak meninggalkan kawasan itu,’’ kata Abdullah di Kuala Lumpur seperti dilaporkan Kantor Berita Malingsia, Bernama.

Pernyataan Abdullah ini sekaligus membantah berita bahwa Malingsia menarik kapal perangnya dari Ambalat menyusul insiden serempetan Kapal Diraja Rencong dengan KRI Tedong Naga, di perairan Karang Unarang, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur, pekan lalu. ’’Kawasan itu kawasan yang kita klaim sebagai kawasan kita. Jadi kita berhak berada di situ,’’ katanya.

Abdullah membantah Menteri Pertahanan (Menhan) Juwono Sudarsono yang menyatakan Malingsia mengakui posisi Indonesia lebih kuat dalam sengketa Ambalat. "Kami memiliki posisi yang lebih kuat dalam hal ini. Saya tak pernah mengatakan kedudukan mereka lebih kuat. Datuk Seri Najib Tun Razak (Wakil PM Malingsia) tak pernah mengatakan. Datuk Seri Syed Hamid Albar (Menlu Malingsia) pun tak pernah mengatakan,’’ tambahnya.

Panglima ATM

Sementara itu, Angkatan Tentera Malingsia (ATM) membuat sejarah baru dengan mengangkat Panglima ATM dari Tentera Laut Diraja Malingsia (TLDM). Sebelumnya, Panglima ATM selalu dijabat dari Tentera Darat Diraja Malingsia.

Panglima TLDM Laksamana Datuk Seri Mohd. Anwar Mohd. Noor secara resmi diumumkan sebagai Panglima ATM yang baru. Apakah pengangkatan Panglima ATM dari unsur TLDM terkait dengan sengketa Blok Ambalat?

Wakil PM Malingsia Najib Tun Razak ketika mengatakan, pemilihan Mohd. Anwar sebagai Panglima ATM adalah sesuai dengan perubahan paradigma dalam konsep pembangunan angkatan bersenjata di seluruh dunia.(Bernama/Nik)

No comments: